Fakta gizi Blueberry

Blueberry, buah manis yang kaya akan pewarna alami antosianin. Buahnya kecil dengan warna biru keungu-unguan, memiliki sifat antioksidan dalam menghalau radikal bebas. Penduduk daerah subarctic di belahan bumi Utara telah lama meyakini bahwa blueberry dapat memperpanjang usia dan baik untuk kesehatan. Secara botani tanaman blueberry masuk dalam keluarga Ericaceae, dari genus Vaccinium.

Secara umum, spesies Vaccinium diklasifikasikan menurut pertumbuhannya: “blueberry semak rendah” (sama dengan “liar”) dan spesies terbesar adalah “blueberry semak tinggi”. Blueberry masuk ke dalam daftar makanan paling berkhasiat di dunia, berikut manfaatnya :

  • Blueberry sangat rendah kalori, 100g blueberry mengandung 57 kalori. Namun, tetap memiliki manfaat nutrisi seperti serat yang larut makanan, mineral, vitamin, dan pigmen antioksidan yang memberikan kesejahteraan dan kesehatan yang optimal.
  • Blueberry adalah salah satu buah nilai tertinggi antioksidan. Nilai ORAC dari 100g blueberry 5562 TE (Trolex equivalents). Nilai antioksidan mereka sebagian besar berasal dari senyawa polifenol anthocyanidin seperti asam chlorogenic, tanin, myricetin, quercetin dan kaempferol.
  • Selain itu, buah ini memiliki flavonoid antioksidan seperti karoten-β, lutein dan zea-xanthin.
  • Secara keseluruhan, senyawa phyto kimia dalam blueberry dapat menyingkirkan oksigen radikal bebas yang berbahaya, karenanya dapat melindungi tubuh manusia dari kanker, penuaan, penyakit degeneratif dan infeksi.
  • Selanjutnya, studi penelitian menunjukkan bahwa asam klorogenat dalam buah ini membantu menurunkan kadar gula darah dalam diabetes mellitus tipe-II.
  • Berry segar juga mengandung sejumlah vitamin C, vitamin A dan vitamin E. Secara keseluruhan vitamin ini ampuh sebagai antioksidan, membantu membatasi radikal bebas.
  • Berry juga mengandung sejumlah kelompok vitamin B-kompleks seperti niacin, piridoksin, folat dan asam pantotenat. Mengandung vitamin B-6, niacin, riboflavin, asam pantotenat dan asam folat. Vitamin ini membantu metabolisme karbohidrat, protein dan lemak.
  • Kaya akan mineral seperti kalium, mangan, tembaga, besi dan seng. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

Sumber: nutrition and you

Iklan